A.
Perkembangan masa Kanak-kanak.
1.
Perkembangan fisik.
Perkembangan
fisik anak-anak ditandai dengan hilangnya ciri-ciri perut yang menonjol,
seperti halnya kaki dan tubuhyang
berkembang lebih cepat daripada kepala mereka.
2.
Kemampuan kognitif.
Menurut
pieget,tahapan perkembangan kognitif yang terjadi selama masa kanak-kanak
sampai remaja yaitu sensori-motorik ( 0-2 tahun), praoperasional (2-7 tahun),
operasional (7-11 tahun) dan operasional (11 tahun sampai dewasa)
3.
Perkembangan Bahasa
Pada mulanya
anak hanya mengucapkan satu kata, misalnya pergi, naik, atau jalan. Setelah itu
mereka mulai mengatur kata-katadan kalimat dengan menggunakan dua kata yang
sederhana yang disebut telegraphic speech, seperti papa pergi, ingin minum.
Tahap selanjutnya anak mulai belajar tata bahasa dan aturan-aturan dalam mebuat
kalimat yang lebih kompleks.
4.
Perkembangan Soioemosional
Perkembangan
sosial pada masa anak-anak tumbuh dari hubungan mereka yang erat dengan orang
tua atau pengasuh- pengasuh lain, termasuk keluarga. Interaksi sosial diperluas
dari rumah ke tetangga. Dan dari taman
kanak-kanak ke sekolah dasar.
5.
Perkembangan Moral
Belajar
berperilaku merupakan salah satu tugas
yang sangat penting di masa kanak-kanak.
Seperti kita
ketahui, anak-anak berbedadengan orang dewasa dalam hal perkembangan kognitif
dan pribadi. Dikemukakan oleh dua tokoh yaitu Piaget dan kohlberg.
6.
Pengajaran sebelum sekolah dan di taman
kanak-kanak
a. Mendorong perkembangan kognitif dan bahasa
Disini guru
dapat mendorong anak-anak untuk melakukan kegiatan yang bersifat seni yang
diperlukan untuk mengerti bahasa simbolik, dan hal-hal yang bersifat ilmiah
b. Mendorong perkembangan sosioemosional
Guru
memberikan berbagai macam bahan pelajaran berupa boneka, balok-balok pensil
berwarna dan ruang bermain untuk bermain bersama.
7.
Pengajaran di Sekolah Dasar
Satu prinsip
yang penting adalah bahwa sebagian besar anak di SD masih dalam tahap
perkembangan emosional konkret. Karena itu mereka kurang mampu untuk berpikir
abstrak.
B.
Perkembangan masa Pra-remaja
1.
Perkembangan fisik
Selama di
sekolah dasar, perkembangan fisik anak-anak tumbuh lebih lambat dibandingkan
ketika mereka memasuki masa kanak-kanak. Anak-anak pada masa ini mengalami
perubahan yang relatif kecil.
2.
Perkembangan kognitif
Berpikir
logis adalah sifat-sifat atau ciri-ciri pada masa ini. Anak-anak dapat
membayangkan hasil ramalan secara tepat, meskipun dicoba oleh ahli-ahli
psikologi perkembangan
3.
Perkembangan sosioemosional
Selama masa
ini banyak orang-orang atau lembaga yang telah mempengaruhi sosial anak-anak.
Diantara mereka adalah keluarga, teman sebaya, sekolah maupun tayangan televisi.
C.
Perkembangan selama masa remaja
1.
Pekembangan fisik
Pubertas
adalah satu rangkaian perubahan fisik yang membuat organisme secara matang
dapat berproduksi. Hampir setiap organ dan sistem tubuh dipengaruhi oleh
perubahan ini.
2.
Perkembangan kognitif
Selain
perubahan tubuh pada pubertas, otak dan fungsi otak juga berubah. Dalam teori
piagetian mereka menilai, pengalaman dengan masalah yang kompleks, tuntutnan
dari pengajaran yang formal dan tukar
menukar ide yang berbeda dengan kelompok remaja.
3.
Perkembangan sosioemosional
remajamulai
lebih dekat melihat diri mereka sendiri untuk mendefinisikan bahwa diri mereka
berbeda. Mereka mulai menggunakan kemampuan intelektualnya untuk menilai dan
memutuskan kemungkinan-kemungkinan, sehingga mudah menjadi tidak puas dengan
diri mereka sendiri.
a. Identitas
4.
Pengajaran di sekolah menegah pertama dan
sekolah menengah atas
5. Masalah-masalah remaja
D.
Perkembangan masa dewasa
Istilah
adult berasal dari kata kerja latin seperti juga isilah adolescene-adolescere
yang berarti “tumbuh menjadi kedewasaan” oleh karena itu orang dewasa adalah
individu yang telah menyelesaikan pertumbuhannya dan siap menerima kedudukannya
dalam masyarakat bersama dengan orang dewasa lainnya.
1.
Ciri- ciri manusia dewasa
Masa dewasa
ini merupakan periode penyesuaian diri terhadap pola-pola kehidupan dan harapan-harapan
sosial baru.
Berikut ini
adalah ciri-ciri yang menonjol dalam tahun-tahun masa dewasa
a. Masa dewasa sebagai “masa pengaturan”
Masa dewasa
merupakan masa pengaturan ( settle down ). Pada generasi terdahulu berad
pandangan bahwa jika anak laki-laki dan wanita mencapai usia dewasa secara
syah,hari-hari kebebasan mereka telah berakhir saatnya untuk menerima tanggung
jawab sebagai orang dewasa.
b. Masa dewasa sebagai “usia reproduktif”
Orang tua
(parenthood) merupakan salah satu peran yang penting dalam hidup orang dewasa.
Orang yang menikah berperan sebagai orangtua pada waktu saat Ia duapuluhan atau
awal tigapuluhan; beberapa sudah menjadi kakek/nenek sebelum masa dewasa ini
berakhir.
c. Masa dewasa sebagai “masa bermasalah”
Dalam
tahun-tahun awal masa deasa banyak masalah baru yang harus dihadapi seseorang.
Dengan menurunnya tingkat usia kedewasaan secara hukum menjadi 18 tahun pada
tahun 1970, anak-nak muda telah dihadapkan dengan banyak masalah san mereka
tidak siap untuk mengatasinya.
2.
Perubahan minat pada masa dewasa
Kondisi
kondisi yang mempengaruhi perubahan minat pada masa dewasa :
a. Perubahan dalam kondisi kesehatan
b. Perubahan dalam status ekonomi
c. Perubahan dalam pola kehidupan
d. Perubahan dalam nilai
e. Perubahan dari status belum menikah ke status
menikah
f.
Menjadi
orang tua
g. Perubahan kesenangan
h. Perubahan dalam tekanan-tekanan budaya dan
lingkungan
3.
Mobilitas sosial pada masa dewasa
Ada dua
macam mobilitas yang penting perannya dalam kehidupan orang muda, yaitu
mobilitas geografis dan sosial. Mobilitas geografis berarti berpindah dari
satu tempat ke tempat lain. Ini lebih sering dilakukan pada pekerjaan dari pada
alasan sosial. Mobilitas sosial berarti berpindah dari satu
kelompok ke kelompok sosial lain
Ini bisa
terjadi secara horisontal yaitu berpindah pada kelompok sosial yang lain pada
tingkat yang sama.
Faktor-faktor
yang paling paling penting untuk meningkatakan mobilitas sosial bagi
orang-orang muda yaitu :
4.
Bahaya personal dan sosial pada masa dewasa
Berbagai
bahaya yang bersifat personal dan sosial pada masa dewasa berasal dari
kegagalan untuk menguasai beberapa atau sebagian besar tugas perkembangan yang penting
pada usia tersebut.
Beberapa rintangan yang menghambat
penguasaan tugas perkembangan masa dewasa:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar